Rekaman video ini dengan cepat menyebar luas di media sosial dan memicu beragam reaksi publik. Banyak warganet mengaku prihatin karena aksi itu dilakukan di depan kedua anaknya yang masih kecil.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Polres Sragen terkait motif maupun penanganan lebih lanjut terhadap Tri Wulandari. Namun, insiden ini menjadi sorotan karena menyangkut keamanan markas polisi sekaligus melibatkan anak di bawah umur.(Vinolla)
