“Seluruh pihak keluarga korban sudah merelakan dan mengikhlaskan apabila alat berat ini masuk akan mengganggu kondisi jenazah di bawah reruntuhan,” ungkap Suharyanto.
Kepala BNPB juga menyampaikan bahwa kemungkinan ditemukannya korban meninggal masih ada, seiring upaya pencarian yang terus dimaksimalkan.
Selanjutnya, perkembangan hasil penemuan oleh tim SAR gabungan di lapangan akan dihimpun dan disampaikan melalui posko BNPB secara berkala tiga kali sehari, yaitu pada pukul 06.00, 12.00, dan 18.00 WIB.
“Potensi penemuan jenazah akan ada lagi. Nanti akan kita sampaikan ke depannya,” ungkap Kepala BNPB Suharyanto.
Data sementara telah dihimpun per Kamis (3/10) pukul 11.45 WIB, secara keseluruhan, jumlah korban terdampak mencapai 166 orang dan data ini masih terus berkembang seiring proses pencarian.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 111 orang telah ditemukan, sementara sekitar 54 orang masih dalam pencarian. Rincian kondisi korban meliputi 14 orang dirawat inap di sejumlah rumah sakit, 89 orang telah diperbolehkan pulang dan sembilan orang dinyatakan meninggal.
