Swmwntara itu, pelatih Bank Jatim, Eko Waluyo, mengakui bahwa timnya gagal tampil lepas, dan faktor keterbatasan fisik sang opposite andalan menjadi kendala utama.
”Kami memang tidak bisa tampil maksimal hari ini, terutama di receive dan finishing. Kami sudah berusaha, tapi Petrokimia bermain sangat baik dan disiplin,” ujarnya. Mengenai Megawati, saya memang memilih menariknya keluar di set ketiga. “Kondisi fisiknya tidak 100 persen bugar, dan kami tidak mau memaksakan. Prioritas kami adalah menjaga kesehatannya. Kami harus segera evaluasi dan menata mental untuk pertandingan berikutnya,” tutur Eko.
Kekalahan ini memaksa Bank Jatim harus berjuang keras di sisa laga Final Four untuk mengamankan posisi kedua dan menemani Petrokimia menuju partai puncak.(bam)
