“Yang kita ingin lahirkan adalah anak-anak muda yang punya keinginan besar, visi besar, dan mimpi besar. Bukan hanya pemimpin di tingkat nasional, tapi juga di kancah global,” tegasnya.
Di balik semangat itu, FLC juga menjadi simbol bahwa membangun bangsa tak cukup hanya dengan kebijakan dan infrastruktur, tetapi juga dengan membangun manusia dan karakter pemimpinnya.
Dan di Aula Unisba pagi itu, semangat kepemimpinan masa depan Indonesia tampak sedang tumbuh — pelan tapi pasti — dalam diri para mahasiswa muda yang kelak mungkin menjadi pengambil keputusan negeri ini. (*)
