Dihubungi terpisah, Dini Fitria tidak menampik telah menampar Indra, namun menegaskan bahwa tindakannya tidak keras. “Saya kecewa bukan karena dia merokok, tapi karena tidak jujur. Saya sempat menepuk pelan pipinya karena menahan emosi, bukan memukul keras,” ujar Dini.
Ia juga membantah telah menendang siswa tersebut.
“Saya hanya menepuk bagian punggung, bukan menendang. Itu pun spontan karena emosi, tidak ada luka apa pun,” katanya.
Menurut Dini, siswa tersebut sempat berusaha melarikan diri saat ditegur. “Saya lihat dari jarak 20–30 meter ada asap rokok. Saya panggil keras, tapi anaknya malah lari,” ujarnya.
Meski demikian, Dini mengaku siap introspeksi dan akan lebih berhati-hati dalam bersikap ke depannya.
“Kami berupaya membentuk karakter siswa, bukan merusak. Kalau ada kekeliruan dalam cara saya menegur, tentu akan saya evaluasi,” tutupnya.(Vinolla)
