Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Indonesia Dorong Tata Kelola Ekonomi Global yang Inklusif di G20 FMCBG
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Indonesia Dorong Tata Kelola Ekonomi Global yang Inklusif di G20 FMCBG
Ekonomi

Indonesia Dorong Tata Kelola Ekonomi Global yang Inklusif di G20 FMCBG

Iqbal
Iqbal Published 21 Oct 2025, 18:53
Share
3 Min Read
Wamenku Thomas Djiwandono memimpin delegasi Indonesia dalam Pertemuan Ke-4 Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G2. Foto: Kemenkeu
Wamenku Thomas Djiwandono memimpin delegasi Indonesia dalam Pertemuan Ke-4 Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G2. Foto: Kemenkeu
SHARE

G20 turut mengadopsi inovasi Climate Resilient Debt Clauses (CRDCs) yang memungkinkan penundaan pembayaran bagi negara terdampak bencana besar — inisiatif yang relevan bagi Indonesia sebagai negara rawan bencana.

Salah satu hasil utama pertemuan ini adalah peluncuran G20 Finance Track Africa Engagement Framework (AEF) 2025–2030 yang memperkuat kemitraan antara Afrika dan G20 dalam pembangunan infrastruktur, penguatan tata kelola, dan pembiayaan berkelanjutan. Indonesia menekankan pentingnya akuntabilitas, transparansi utang, dan kesiapan pembiayaan lokal dengan mencontohkan pengalaman Indonesia.

Selain itu, G20 juga menegaskan komitmen menjaga stabilitas sistem keuangan global melalui pengawasan lintas batas, penerapan reformasi pascakrisis, serta keselarasan regulasi aset kripto dan fintech. Langkah ini sejalan dengan agenda reformasi nasional melalui UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) yang memperkuat kepercayaan, kapasitas, dan daya saing sistem keuangan nasional. (ahmad)

Previous Page123
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: FMCBG, Thomas Djiwandono, Wamenkeu
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article madrasah Densus 88 Didik 600 Siswa MTs Negeri Ambon Terkait Bahaya Radikalisme dan Pengaruh Media Sosial
Next Article Di tengah penyelenggaraan PON Bela Diri Kudus 2025, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman kembali menyambangi dan meninjau pelaksanaan multi-event tersebut di Djarum Arena, Kaliputu, Kudus, pada Selasa (21/10) siang. PON Bela Diri Kudus 2025: Tujuh dari Sepuluh Cabor telah Rampung, Sambo dan Pencak Silat Dikuasai Jateng

TERPOPULER

TERPOPULER
TAB
Nusantara

Tragis! Pemuda di Jember Tewas Usai Motor Ditabrak KA Sangkuriang

Olahraga
Hasil Thailand Open 2026: Hira/Jani Sukses Revans Atas Ganda Putri Malaysia
14 May 2026, 06:25
HeadlineNasional
Menag Tegaskan Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
14 May 2026, 06:58
Politik
NasDem Soroti Layanan Kesehatan Jakarta yang Dinilai Masih Jauh dari Harapan
14 May 2026, 17:28
Gaya hidupHeadline
Simak Sejumlah Manfaat Cabai yang Jarang Diketahui
14 May 2026, 19:28
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?