Dia mencontohkan, masih adanya tawuran, baik itu antar pelajar maupun antar warga kampung begitu juga masih adanya kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sangat meresahkan masyarakat Jakarta.
Persoalan tersebut dapat merusak citra kota Jakarta sebagai simbol bahwa kota Jakarta dalam keadaan belum sepenuhnya kondusif. Menjadi cerminan kekuatan kolaboratif warga Jakarta dengan Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga keamanan wilayah.
Guna memulihkan ruang hidup bersama itu sangat penting untuk menjadikan kota Jakarta yang aman, nyaman dan bersih.
“Marilah kita sama-sama gotong royong jaga Jakarta, jaga kampung kita. Jangan sampai kerja keras kita yang selama ini, keamanan wilayah selalu kita jaga dengan baik menjadi sia-sia akibat ulah tangan jahil segelintir orang yang merusaknya,” ajak Bang Heikal.
Dia menyebutkan, penduduk kota Jakarta yang masyarakatnya majemuk dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari petugas PPSU, pengemudi ojek online, pedagang pasar, hingga pelajar dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
