“Sedangkan aktivitas untuk pengendalian banjir justru banyak dikurangi dalam rancangan anggaran,” sesal Jamilah.
Lebih jauh, Srikandi Gerindra itu menilai kebijakan semacam itu tidak sejalan dengan kebutuhan nyata masyarakat yang setiap musim hujan masih menghadapi persoalan genangan dan banjir di berbagai wilayah Jakarta.
”Efisiensi boleh dilakukan, tapi jangan sampai yang dikorbankan justru kebutuhan dasar warga. saya menekankan agar pemerintah memfokuskan pembangunan terhadap penataan saluran air di lingkungan masyarakat. Semoga rapat finalisasi APBD yang digelar besok dapat menghasilkan pengalokasian anggaran terhadap program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” bebernya.
Karenanya, anggota DPRD DKI yang terpilih dari dapil 10 Jakarta Barat itu pun berkomitmen akan terus mengawal anggaran pengendalian banjir di Dinas SDA.
“Fraksi Gerindra akan terus mengawal efisiensi anggaran agar tetap berorientasi pada kepentingan publik, bukan sekadar pemotongan angka di atas kertas,” tandasnya.(sofian)
