IPOL.ID-Pembangunan Jembatan Pandansimo oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menandai babak baru konektivitas pesisir selatan Pulau Jawa yang berada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Jembatan itu sebagai simbol harmoni antara kemajuan teknologi, kelestarian lingkungan, dan kearifan budaya lokal.
Jembatan tidak hanya menjadi infrastruktur penghubung Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), membentang di atas Sungai Progo, Jembatan Pandansimo menjadi pembatas Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Bantul dengan menghubungkan ruas Congot–Ngremang dan ruas Pandansimo–Samas.
Kehadiran Jembatan Pandansimo juga melengkapi konektivitas jaringan Jalur Jalan Lintas Selatan atau ruas Pantai Selatan (Pansela) di wilayah DI Yogyakarta sepanjang kurang lebih 110 km.
“Pengembangan jaringan jalan serta pembangunan jembatan yang menghubungkan kota, pulau, hingga daerah tertinggal di seluruh Indonesia kami lakukan untuk membuka akses bagi masuknya investasi, mendukung pengembangan kawasan industri, mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, dan memperkuat konektivitas antar pusat-pusat ekonomi regional,” kata Menteri PU Dody Hanggodo di Jogjakarta, Kamis (9/10/2025).
