Pada laga kontra Arab Saudi, Kevin Diks berhasil mencetak dua gol, keduanya melalui sepakan penalti. Keberhasilannya ini sekaligus melunturkan trauma kegagalan penalti yang pernah ia alami saat melawan Australia di Ronde 3 kualifikasi beberapa waktu lalu.
Saat ditanya mengenai kesiapannya kembali menendang penalti, Diks menjawab dengan penuh keyakinan. Ia mengakui pernah memiliki sejarah kegagalan, namun hal tersebut ia anggap sebagai bagian dari sepak bola dan sudah ia lupakan.
“Ya, tentu saja saya punya sejarah dengan penalti itu, tapi itu bukan penalti pertama yang saya gagal eksekusi, saya pernah gagal dua kali dalam karier saya dan itu salah satunya. Sayangnya terjadi di momen besar, tapi itulah bagian dari sepak bola,” katanya.
“Dan lagi, kami tidak bisa mengubah masa lalu. Kami harus menatap ke depan dan saya sudah mengambil banyak penalti setelah itu, jadi saya sama sekali tidak khawatir dan saya tahu ke mana saya akan menendang bola, dengan penuh percaya diri. Jadi, tidak masalah,” pungkasnya. (far)
