“Karena 2025 sudah memasuki kuartal terakhir, waktu tersisa cukup pendek, maka kami fokus untuk lebih dulu menggelar kompetisi futsal. Futsal merupakan olahraga paling populer di kalangan mahasiswa dan paling siap dipertandingkan segera,” Ryan menjelaskan alasannya.
“Sementara musim perdana Campus League secara resmi akan berjalan pada 2026 dengan cakupan dan region yang lebih besar, serta cabang olahraga yang lebih beragam. Ada juga kompetisi non olahraga,” Ryan melanjutkan.
Pada musim perdana tersebut, kompetisi akan mempertandingkan tiga cabor utama dengan rata-rata peminat paling tinggi di kalangan mahasiswa, yaitu basket, badminton, dan futsal. Selain itu juga akan ada kompetisi uni-games yang terdiri dari beberapa cabor meliputi sepakbola putri, panjat dinding, ju-jitsu, wushu, dart, serta biliar.
Sebagai penutup Ryan menegaskan, sebagai wadah yang inklusif, Campus League berkolaborasi dengan perguruan tinggi dan sivitas akademika sebagai ekosistem utama. Selain itu, Campus League juga menjalin kemitraan yang kuat dengan berbagai stakeholder mulai dari federasi olahraga, para sponsor, serta media dan komunitas olahraga.
