“Nah ini yang ingin saya sampaikan ke media konteksnya, jangan sampai, seakan-akan dunia olahraga kita berhenti total. Tidak. Tetap kita mendorong sesuai dengan blueprint kita, ke depan bagaimana olahraga kita ini menjadi bagian penting, pembangunan karakter bangsa, dan juga mengibarkan bendera merah putih di luar negeri,” papar Erick.
IOC dalam pernyataan resmi, Rabu (22/10) membuat empat poin penting untuk Indonesia. Dua poin terpenting adalah, IOC menghentikan komunikasi bidding dengan Indonesia terkait menjadi tuan rumah ajang Olimpiade, Youth Olympic, dan turunannya.
Poin penting lainnya, IOC juga meminta seluruh federasi olahraga internasional untuk tidak menggelar pertandingan atau pertemuan di Indonesia.
IOC mendukung pihak Israel yang protes setelah visa enam atlet senam mereka dibatalkan pemerintah Indonesia. Alhasil, atlet-atlet Israel itu tidak bisa tampil di Jakarta.
Erick memastikan semua poin keputusan IOC masih bisa berubah. Untuk itu pihak Kemenpora mendukung Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, untuk melakukan lobi langsung ke markas IOC di Swiss.
