IPOL.ID-Ketua Umum Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI), Galih Dimuntur Kartasasmita, menegaskan komitmennya mempercepat pembinaan atlet usia muda sebagai fondasi utama untuk membawa Indonesia menjadi kekuatan baru padel dunia. Komitmen tersebut ditegaskan usai penutupan Turnamen FIP Bronze Jakarta 2026 di Rana Grounds, Mampang, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026).
Penutupan turnamen internasional itu turut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Andri Yansyah, serta perwakilan KONI Pusat Tubagus Ade Lukman. Kehadiran para pemangku kepentingan olahraga nasional menjadi sinyal kuat terhadap besarnya dukungan bagi perkembangan padel di Indonesia.
FIP Bronze Jakarta 2026 diikuti sekitar 190 atlet dari 31 negara dan menjadi salah satu turnamen padel terbesar yang pernah digelar di Indonesia. Ajang ini sekaligus menjadi tolok ukur keberhasilan PBPI dalam membangun sistem pembinaan atlet sejak usia dini.
Galih mengungkapkan, penyelenggaraan FIP Promises yang mempertandingkan kelompok usia U-12, U-14, U-16, hingga U-18 menjadi momen istimewa bagi PBPI karena menjadi wadah untuk memantau bibit-bibit terbaik Indonesia menuju level internasional.

