“Mereka mengaku terkejut melihat antusiasme padel di Indonesia. Selama ini mereka hanya melihat dari media sosial, tetapi setelah datang langsung mereka melihat perkembangan padel Indonesia memang nyata,” tutur Galih.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem olahraga, PBPI juga akan meluncurkan Liga Pro Padel Indonesia pada bulan depan. Liga profesional pertama di kawasan ASEAN itu diharapkan menjadi jenjang karier bagi atlet-atlet muda setelah melewati tahap pembinaan.
Lebih jauh, Galih menegaskan target jangka panjang PBPI adalah membawa Indonesia bersaing di level tertinggi hingga Olimpiade 2032.
Menurutnya, fokus pembinaan sejak usia dini menjadi kunci agar Indonesia memiliki atlet yang matang ketika padel diproyeksikan tampil sebagai cabang olahraga Olimpiade.
“Kalau target jangka panjang, tentu kami ingin lolos ke Olimpiade 2032. Karena itu kami harus mempersiapkan atlet sejak sekarang. Anak-anak yang saat ini berusia 14 hingga 18 tahun akan berada pada usia emas ketika Olimpiade berlangsung. Kami tidak boleh terlambat mempersiapkan mereka,” tegas Galih.
