Meski demikian, Bakir mengingatkan bahwa rekonsiliasi ini baru tahap awal. Tantangan terbesar kini ada di tangan Mardiono untuk menjaga kesatuan yang baru terbentuk agar tidak kembali retak.
“Ini semua jalan pragmatis karena konflik mereka juga konflik pragmatis, bukan ideologis,” tutupnya.(sofian)
