Dalam forum yang sama, Profesor Padmashree Gehl Sampath, CEO African Pharmaceutical Technology Foundation (APTF), menyoroti tantangan Afrika dalam akses dan pembiayaan produksi vaksin. Ia menyerukan perlunya model baru dalam pendanaan dan kerja sama agar semua kawasan dapat mandiri secara kesehatan.
Pertemuan di Bali itu menjadi simbol penting: bahwa ketahanan kesehatan global tidak akan pernah tercapai tanpa ekonomi kolaboratif dan solidaritas antarbangsa. Dari ruang diskusi para pemimpin vaksin dunia itu, Indonesia kembali menunjukkan perannya — bukan hanya sebagai pengguna, tapi juga penggerak solusi kesehatan global. (*)
