Dalam hal pemeliharaan satwa, pengelola Ragunan harus memerhatikan kesehatan hewan. Asupan gizi dan stamina satwa harus menjadi konsen petugas Ragunan. Apalagi, sambung Andika karakteristik hewan yang berada di Ragunan memiliki perbedaan satu dengan lainya.
“Hewan itu ada banyak macam, ada yang memang aktif saat malam hari, ada yang aktif pada siang hari. Kebun binatang di Singapore yang membuka night zoo, mereka hanya memperlihatkan hewan hewan nokturnal, yang aktif hanya pada malam hari saja. Dan menggunakan pencahayaan buatan yang tidak menganggu kesehatan hewan,” jelasnya.(sofian)
