Kepala Sekolah SMK Negeri Balanipa, Rasjuddin, mengaku sangat menyesalkan peristiwa tersebut dan menyatakan baru mengetahui kejadian itu setelah video viral di media sosial.
“Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 06.30 Wita, saat sekolah masih sepi. Saya baru tahu pada hari Selasa (14/10/2025) menjelang Magrib,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).
Rasjuddin juga mengaku langsung menegur keras anaknya setelah mengetahui bahwa salah satu pelaku merupakan darah dagingnya sendiri.
“Begitu saya tahu Rani yang ada di video, saya langsung pulang dan memarahi dia. Emosi saya memuncak karena perbuatan itu memalukan sekolah dan keluarga,” ungkapnya.
Usai kejadian, pihak keluarga pelaku mendatangi rumah korban untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.
Sementara itu, orang tua korban, Amir, mengaku masih terpukul setelah menyaksikan video kekerasan terhadap anaknya yang beredar luas di dunia maya.
“Siapa orang tua yang tidak sakit hati melihat anaknya dipukul dan ditendang seperti itu? Saya masih berkoordinasi dengan keluarga soal langkah hukum yang akan kami ambil,” ujarnya.

