Sementara itu untuk zakat kondisinya hampir sama. Potensi zakat di Indonesia mencapai Rp327 triliun. Namun data dari pemerintah baru sekitar Rp41 triliun.
Menurut Ma’ruf, dari potensi zakat dan wakaf tersebut masih terbuka lebar bagi siapapun untuk ikut berkontribusi. Ia sendiri selama jadi Wakil Presiden mendampingi Jokowi, begitu aktif mengawal ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
Misalnya Ma’ruf rutin keliling ke penjuru Indonesia untuk meresmikan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS). Dia menekankan perlu kolaborasi banyak pihak untuk mengawal ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
Dalam kesempatan itu Ma’ruf Amin sekaligus dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Kehormatan Forjukafi. Selain itu Ma’ruf Amin juga bersedia menyampaikan pidato kunci pada Wakaf Preneur yang diselenggarakan Forjukafi di Auditorium H.M Rasjidi Kementerian Agama Jakarta pada 30 Oktober 2025 depan.
Ketua Umum Forjukafi Wahyu Muryadi menyampaikan terima kasih kepada Ma’ruf Amin. Dia menegaskan siap mendukung pemerintah Indonesia, untuk menggerakkan wakaf dan zakat di Indonesia. Wahyu menuturkan wakaf dan zakat harus dihimpun sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat.
