Lebih lanjut, Chiko juga menyebut untuk saluran drainase utama di pesisir juga telah dikeruk sepanjang 15 kilometer (km) sejak 22 Oktober 2025 yang menghasilkan 1.500 karung lumpur.
Namun, drainase di Marunda dan Kali Baru masih rentan tersumbat akibat sedimentasi sehingga tim rutin memantau dengan pesawat nirawak (drone).
“Keseluruhan, efektivitas drainase mencapai 85 persen dengan target peningkatan melalui sistem polder tertutup,” katanya.
Seperti diketahui, BMKG memprediksi pada 5-10 intensitas hujan di Jakarta bakal mengalami peningkatan.(sofian)

