IPOL.ID — Induk Koperasi Unit Desa (INKUD) memulai langkah besar dalam sejarah koperasi Indonesia dengan melakukan peletakan batu pertama pembangunan dan renovasi Kawasan Industri INKUD. Bekerja sama dengan 50 mitra luar negeri, INKUD menggandeng PT Shifang International Trading mengembangkan kawasan seluas 51 hektare.
“Dengan adanya kawasan industri yang dikelola INKUD ini, maka sudah saatnya koperasi menjadi HUB, aggregator perekonomian dan konglomerasi,” kata Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Cikarang Bekasi, Selasa (4/11/2025).
Kawasan ini akan menjadi pusat aktivitas ekonomi koperasi berbasis teknologi tinggi, mencakup sektor alat dan mesin pertanian, kelistrikan, air minum serta industri maklon (merek).
Dikatakan Ferry, pembangunan kawasan ini sejalan dengan Program Astacita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam misi memperkuat kemandirian ekonomi nasional melalui pemberdayaan koperasi dan UMKM. Pemerintah menargetkan koperasi tidak hanya menjadi pelaku ekonomi rakyat, tetapi juga pemain utama dalam rantai industri nasional yang modern dan berdaya saing global.
