“IMN pilarnya mencakup standardisasi, akreditasi, dan metrologi menjadi pondasi penting bagi tumbuhnya perekonomian nasional yang kokoh dan terpercaya, serta berfungsi sebagai enabler dalam transformasi struktur ekonomi dari berbasis komoditas menjadi industri bernilai tambah tinggi, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045,” tegas Plt Kepala BSN.
Menurutnya, IMN bisa diwujudkan melalui ketersediaan standar yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha, serta kemudahan dalam penerapannya melalui dukungan lembaga penilaian kesesuaian yang meliputi laboratorium uji, lembaga sertifikasi, lembaga inspeksi, dan layanan metrologi. Seluruh elemen ini berperan penting dalam memastikan produk memenuhi persyaratan mutu secara konsisten.
Selain itu, penguatan harmonisasi standar dengan standar internasional juga menjadi bagian penting dari pembangunan IMN. Harmonisasi ini memastikan bahwa standar yang digunakan industri nasional selaras dengan praktik global, memberikan acuan teknis yang lebih komprehensif, meningkatkan keselamatan, serta memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar internasional.
