Investasi Migas Pertama oleh Koperasi
Kerja sama ini menjadi tonggak bersejarah karena merupakan terobosan pertama koperasi Indonesia bermitra dengan perusahaan migas internasional, dengan nilai investasi mencapai USD30 juta. Kolaborasi ini mencakup program eksplorasi sumber daya energi di Indonesia serta transfer teknologi tinggi dari Rusia, yang diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi hingga 1.000 barel per hari.
Dalam tahap awal, InKUD bersama para mitra akan mengikuti tender eksplorasi migas di wilayah Jambi pada tahun 2026, dengan fokus pada eksplorasi berkelanjutan berbasis masyarakat. InKUD juga akan berperan aktif dalam penyediaan tenaga kerja lokal, yang diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian daerah.
Ketua Umum Induk KUD, Portasius Nggedi, menyampaikan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar proyek bisnis, tetapi bagian dari visi besar pemberdayaan ekonomi rakyat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa koperasi mampu menjadi tulang punggung ekonomi modern. Melalui kerja sama ini, akan ada alih teknologi, peningkatan kapasitas SDM, dan penguatan ekonomi di tingkat akar rumput,” ungkap Portasius.
