IPOL.ID – Pasca bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dukungan upaya penanganan darurat dan pemulihan akses, putusnya jembatan penghubung Desa Toblong dan Desa Sukanegara, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang terjadi pada Selasa (11/11/2025).
Jembatan menjadi akses vital bagi aktivitas pendidikan, perekonomian, dan layanan kesehatan warga tersebut ambruk setelah hujan deras berintensitas tinggi menyebabkan debit Sungai Cikaengan meningkat tajam dan menggerus pondasi jembatan.
“Dampaknya, ribuan warga mengalami hambatan mobilitas, ratusan pelajar terancam tidak dapat bersekolah, dan aktivitas ekonomi masyarakat terhenti,” terang Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (16/11).
Pemerintah desa bersama aparat setempat segera memasang garis pengaman. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut menyediakan tiga perahu karet untuk membantu perpindahan warga secara terbatas.
Merespons cepat hal itu, Plt Kepala Pusat Pengendali dan Operasi (Kapusdalops), Kolonel TNI Hery Setiono, beserta Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat, Agus Riyanto, pada Sabtu (15/11/2025) melakukan koordinasi lapangan sesuai arahan Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto.
