Dalam diskusi tersebut, Pihak BP Batam mengajukan beberapa pertanyaan seputar pengelolaan sampah, manajemen parkir, mekanisme jaringan listrik, dan lain-lain. Selanjutnya rombongan BP Batam keliling kawasan SCBD.
Director & Corporate Secretary PT Danayasa Arthatama Ariefin Surjawirawan, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk kolaborasi antarlembaga dalam meningkatkan tata kelola pembangunan kawasan di Indonesia.
“Kami melihat kegiatan ini bukan sekadar studi banding, tetapi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas dan wawasan pengelolaan kawasan modern. SCBD selalu terbuka untuk berbagi pengalaman, khususnya terkait penerapan sistem utilitas terintegrasi dan tata ruang yang berorientasi pada efisiensi dan keberlanjutan,” ungkap Ariefin Surjawirawan.
Ariefin Surjawirawan menambahkan, pengalaman panjang SCBD dalam mengembangkan kawasan bisnis modern dapat menjadi referensi bagi pengelolaan wilayah lain di tanah air.
“Sejak awal dikembangkan, SCBD dirancang sebagai distrik bisnis terpadu yang menggabungkan fungsi perkantoran, hunian, ritel, dan ruang publik dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Prinsip integrasi inilah yang menjadi kunci keberhasilan kawasan,” ujarnya.
