“Masih ada rumah-rumah zaman Belanda yang masih terjaga dengan baik ditambah kekayaan budaya. Itu adalah modal penting dan membahagiakan kita semua,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Mendagri mengajak seluruh pihak melakukan refleksi atas berbagai modal besar yang dimiliki Banda Neira. Pasalnya, dari hasil kunjungan ke beberapa lokasi, ia masih menjumpai sejumlah anak yang terindikasi mengalami stunting, yang terlihat dari ukuran tubuh mereka yang berada di bawah rata-rata.
Oleh karena itu, Mendagri meminta kondisi tersebut menjadi catatan penting untuk mengoptimalkan kembali kekayaan Banda Neira. Ia secara khusus mendorong agar potensi di bidang perikanan maupun pariwisata dapat dikembangkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Mendagri juga menyarankan agar Banda Neira meniru konsep pemberdayaan pariwisata di Bali. Menurutnya, konsep wisata Bali ideal karena mampu memaksimalkan potensi sekaligus menjaga kelestarian budaya. Keseimbangan tersebut dinilai dapat direplikasi untuk kemajuan Banda Neira.
