“Bukan pertama kali main di Istora, tetapi dengan Fajar akan menjadi debut main di Istora. Kita akan fokus di lapangan, dan keramaian Istora justru jadi semangat,” ujarnya.
Ricky Soebagdja menambahkan bahwa Daihatsu Indonesia Masters bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan sebuah perayaan atas posisi penting Indonesia di panggung bulutangkis dunia. Menurutnya, dengan semangat tinggi para penggemar dan dukungan konsisten dari Daihatsu, turnamen tahun ini diyakini akan menjadi inspirasi bagi para atlet muda dan masyarakat luas untuk terus berprestasi.
Sebagaimana diketahui, sebagai tuan rumah penyelenggara Daihatsu Indonesia Masters, para pebulutangkis Indonesia telah menyumbang total 10 medali emas pada turnamen ini sejak perdana diadakan pada 2018.
Ganda putra Muhammad Shohibul Fikri yang akan tampil perdana di depan publik sendiri dengan pasangan barunya Fajar Alfian, menyambut antusias dukungan publik Istora.
“Bukan pertama kali main di Istora, tetapi dengan Fajar akan menjadi debut main di Istora. Kita akan fokus di lapangan, dan keramaian Istora justru jadi semangat,” ujarnya.
