IPOL.ID-Ketimpangan yang terjadi antara haji guru swasta dan petugas PPSU menjadi perhatian serius Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin.
Politisi PKS itu mengaku prihatin terhadap nasib guru swasta yang pendapatan bulanannya masih sangat memprihatinkan.
“Pemerintah baru memberikan gaji yang layak untuk guru di sekolah negeri. Namun guru swasta masih jauh dari kata layak. Bahkan jauh di bawah upah minimum provinsi,” ujar Khoirudin, Kamis (27/11/2025).
Mantan Ketua DPW PKS DKI itu minimnya gaji guru swasta harus segera diatasi jajaran legislatif.
“Kondisi itu menjadi PR kita bersama, khususnya jajaran DPRD, bagaimana meningkatkan kesejahteraan guru. Kita nggak boleh lupa mereka lah yang telah memberikan saham terbesar dalam kehidupan kita sehingga kita sukses,” ujar Khoirudin.
Lebih lanjut, politisi yang akrab disapa Kyai itu pun berharap pemprov tidak pilih kasih. Sehingga, kata dia tenaga pengajar di sekolah swasta bisa mendapatkan kesejahteraan dan bisa membentuk masa depan yang lebih baik.
“Kita bersama-sama, ada keinginan dari pak gubernur, ada temen DPRD, mensupport agar gaji guru dapat perhatian yang layak dari pemerintah. Bukan hanya guru SD SMP SMA, tapi guru madrasah juga dan guru PAUD TK TPA,” tandasnya.(Sofian)
