Konsistensi Gregoria memperkuat posisinya sebagai salah satu tunggal putri Indonesia paling kompetitif saat ini. Keberhasilan tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya, sekaligus menunjukkan progres signifikan sektor tunggal putri dalam beberapa tahun terakhir.
Perjalanan Gregoria menuju level elite dunia tidak ditempuh secara instan. Atlet kelahiran Wonogiri, 11 Agustus 1999, ini sudah menunjukkan bakat besar sejak masa junior. Deretan prestasinya mencakup juara dunia junior BWF 2017, perak Kejuaraan Asia Junior 2016, perunggu SEA Games 2017 dan SEA Games 2021, hingga penampilan terbaiknya dengan meraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024.
Sebagai mitra utama PBSI, BNI berkomitmen terus mendukung pengembangan bulu tangkis Indonesia melalui pembinaan kelompok usia dini, penguatan Pelatnas, serta perluasan kesempatan bagi atlet Indonesia untuk bersaing di turnamen internasional.
Menurut Okki, dukungan BNI kepada PBSI merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong kejayaan olahraga nasional.
