“Kami sudah berkomunikasi, Kepala Dinas Pendidikan juga sudah menyampaikan, memberikan kebebasan. Yang mau daring boleh, yang mau langsung juga boleh. Dan ternyata mereka kebanyakan sekarang meminta untuk secara langsung,” terangnya.
Keinginan pihak SMAN 72 untuk kembali menggelar pembelajaran tatap muka karena untuk membuktikan bahwa lingkungan sekolah tersebut telah aman.
Dia juga mendukung dan memberikan kebebasan kepada pihak sekolah untuk memutuskan hal tersebut.
“Mudah-mudahan minggu depan sudah sepenuhnya (pembelajaran tatap muka),” katanya. (far)
