Kurnia menjelaskan bahwa BRIN telah melakukan evaluasi terhadap tapak potensial untuk PLTN di 28 lokasi. Dalam mendukung proses tersebut, PRTRN mengembangkan perangkat lunak pemilihan tapak PLTN yang diharapkan dapat digunakan untuk survei tapak di berbagai lokasi potensial pada masa mendatang.
Kurnia menegaskan pentingnya memperluas peluang riset dalam pengkajian tapak untuk PLTN, serta penelitian lain yang berkaitan dengan teknologi nuklir. (ahmad)
