“Lalu kami berenam Salat Jumat di Masjid At Tien. Di sana juga menemukan SIM A milik orang lain yang jatuh di tengah jalan. Kemudian kita ambil dan menyerahkan hp serta SIM itu ke Polsek Cipayung,” ujar Fatih.
Namun dia tidak menyangka kalau sikapnya itu ternyata mendapatkan apresiasi dari Kapolres Metro Jakarta Timur dan Lurah Setu. Padahal niatnya hanya ingin menyerahkan hp dan SIM ke polisi, karena merasa barang tersebut bukan miliknya.
Fatih pun merasa senang mendapatkan penghargaan tersebut. Bahkan rencana dia bersama teman-temannya dengan ditemani masing-masing orangtuanya Kamis besok pagi akan hadir ke Polda Metro Jaya untuk menerima penghargaan tersebut. (Joesvicar Iqbal)
