“Kami melaksanakan OMC di masing-masing provinsi,” jelas Suharyanto.
Di Aceh, OMC baru resmi dimulai Jumat (28/11), menggunakan pesawat PK-SNP dari Posko Bandara Sultan Iskandar Muda. Di Sumut, operasi telah dimulai lebih awal pada Kamis (27/11) dari Posko Bandara Kualanamu, hingga saat ini telah diselesaikan empat sortie penerbangan dengan total 3.200 kilogram bahan semai Natrium Klorida (NaCl) dan Kalsium Oksida (CaO).
Operasi di Sumbar dijadwalkan akan mulai beroperasi besok, Sabtu (29/11), dengan mengerahkan pesawat PK-DPI dan PK-SNK dari Posko Bandara Internasional Minangkabau.
Intervensi Modifikasi Cuaca ini menjadi sangat krusial mengingat kondisi darurat terkini, intensitas hujan ekstrem telah memicu banjir meluas di wilayah Aceh, meningkatkan ancaman longsor dan banjir bandang di sebagian besar Sumut, serta menimbulkan dampak serius pada infrastruktur dan pemukiman di Sumbar.
BNPB menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya mitigasi risiko bencana demi menjaga keselamatan masyarakat di tiga provinsi tersebut, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
