“Setiap seri mengangkat tema berbeda, mulai dari penguatan branding dan digital marketing, strategi kemasan dan perizinan produk, manajemen keuangan dan rantai pasok, hingga ekspor, keberlanjutan, dan transformasi digital. Lebih dari seribu peserta bergabung dalam kelas online HRN,” kata Hans.
Dengan rangkaian panjang kegiatan dan pelatihan berkelanjutan, Road to HRN 2025 berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai “Seminar Ritel oleh Narasumber Terbanyak”.
Pencapaian itu diberikan atas keterlibatan 29 narasumber yang memberikan pelatihan dan pendampingan kepada lebih dari 1.000 pelaku UMKM sepanjang rangkaian kegiatan HRN 2025.
Hans menjelaskan, HRN 2025 tidak hanya berfokus pada pelatihan dan pendampingan, tetapi juga membuka peluang nyata bagi UMKM untuk memperluas pasar melalui proses kurasi dan business matching dengan jaringan ritel modern.
“Sebanyak 70 UMKM berhasil lolos kurasi dan 40 di antaranya, melangkah ke tahap business matching bersama 25 peritel modern di Jabodetabek dan mitra regional lainnya,” tukasnya.
