Dalam kesempatan itu, Ketua Umum (Ketum) Aprindo, Solihin menilai bahwa bisnis ritel saat ini tengah menghadapi perubahan besar seiring dinamika perilaku konsumen yang semakin digital dan multikanal.
“Konsumen Indonesia kini hidup dalam gaya belanja multi-kanal, menggabungkan kenyamanan, harga, pengalaman, dan nilai tambah. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi seluruh pelaku ritel nasional,” kata Ketum Aprindo, Solihin.
Dia menegaskan, kemajuan sektor ritel tidak dapat dipisahkan dari perkembangan UMKM.
“Kemajuan ritel Indonesia harus berjalan seiring dengan kemajuan UMKM. Jika ritelnya kolaboratif, maka UMKM-nya akan tumbuh bersama,” tukas Solihin.
Sejurus Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan akrab disapa Zulhas menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dia menyebut, ritel memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan kemandirian pangan.
“Kalau sudah berdaulat soal pangan, maka akan ada gerakan ekonomi kerakyatan. Pusat-pusat pertumbuhan nanti akan dibangun di desa-desa, dan para peritel akan menjadi mitra strategis dalam gerakan ini,” jelas Menko Bidang Pangan Zulhas.
