Dalam kegiatan itu, membahas pentingnya pengelolaan keuangan dan pemanfaatan layanan keuangan digital secara bijak, serta upaya terhindar dari pinjaman online (pinjol) ilegal kepada sekitar 100 anggota komunitas Ibu2Canggih.
Selain itu, AdaKami juga menghadirkan booth edukatif dan interaktif selama FinExpo Surabaya 2025 berlangsung pada 23 – 26 Oktober 2025.
Head of Government Relations AdaKami, Adelheid Helena Bokau menyampaikan, pihaknya percaya perempuan memiliki peran penting sebagai pengelola keuangan keluarga dan agen perubahan dalam membangun ekosistem finansial yang lebih bijak dan aman.
“Sebagai platform pindar berizin dan diawasi OJK, kami terus berupaya memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna melalui teknologi, kepatuhan regulasi, serta edukasi berkelanjutan,” kata
Adelheid.
Dalam kesempatan itu, Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Jawa Timur, Wahyu Puspitaningrum yang turut hadir menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan itu.

