MI Al Ihsan kembali menambah gol melalui skema tendangan bebas jarak jauh yang dilakukan Nagista pada menit ke-19. Serangan mereka belum berhenti, dan di menit ke-27, Nagista mencetak quattrick setelah tendangannya berbelok usai mengenai pemain lawan dan bersarang di gawang. Hingga peluit panjang dibunyikan, MI Al Ihsan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan dengan skor 4-0.
Kepiawaian Nagista mengolah bola dan mencetak gol tak lepas dari dukungan orangtua yang memberinya keleluasaan berlatih sepakbola dan bergabung dengan SSB. “Saya melihat bakat dan keinginan Nagista bermain bola, sebagai orangtua tugas kami memberi dukungan dengan memasukkan ke SSB serta membantu latihan mandiri di rumah. Hasilnya dia tampil cukup baik di lapangan,” ujar ayah Nagista, Abdullah.
Adapun, Nagista mengaku menyukai sepakbola karena terinspirasi dengan pemain yang dikaguminya yakni Cristiano Ronaldo. Ia pun mengikuti jejak sang idola dengan mengenakan nomor punggung 7. “Saya suka main bola karena bisa cetak gol, jadi pemain terbaik dan bisa jadi juara,” ungkap Nagista yang juga sebagai kapten timnya. Selain membawa timnya meraih gelar kampiun, Ia juga membuktikan diri dengan menjadi top scorer dengan torehan 34 gol sepanjang kompetisi bergulir.

