Partai final MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 1 2025-2026 ini juga turut disaksikan oleh Walikota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M. Ia mengaku bangga dengan tingginya antusiasme para siswi yang kini aktif berolahraga dengan menggeluti sepakbola. Meskipun berstatus perdana diadakan di Malang, partisipasi peserta sangat tinggi yaitu 1.918 pelajar yang berasal dari 120 SD dan MI di Kota Apel dan sekitarnya. Mereka terbagi ke dalam 64 tim KU 10 dan 111 tim KU 12.
“Malang dan sepakbola adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Tingginya jumlah peserta merupakan bukti bahwa sepakbola di Malang juga digemari oleh kalangan putri. Kehadiran MilkLife Soccer Challenge di kota ini telah memfasilitasi keinginan para pelajar putri serius menggeluti olahraga ini. Saya berharap MilkLife Soccer Challenge bisa menjadi salah satu indikator dan parameter sepakbola putri,” ujar Wahyu Hidayat.
Senada dengan hal tersebut, Welly Arisanto selaku Deputy Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation menuturkan tingginya antusiasme peserta dalam MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 1 2025-2026 merupakan awal yang baik guna memutar roda ekosistem dan pembinaan sepakbola putri di Kota Malang. Ia yakin, dengan kultur sepakbola dan semangat yang kuat, Malang dapat menjadi ‘kuda hitam’ yang dapat bersaing dari kota-kota penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge lainnya.

