Ia menjelaskan, pelaku melarikan diri setelah beberapa warga, terutama ibu-ibu, datang ke masjid karena mendengar teriakan korban.
“Begitu ada warga yang datang, pelaku langsung kabur. Korban sekarang mengalami trauma berat,” tambahnya.
Kasus ini telah resmi dilaporkan ke pihak kepolisian dengan nomor laporan LP/B/1276/X/2025/SPKT/Polsek Teluk Betung Selatan/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung.
Fredi berharap polisi segera menangkap pelaku dan menegakkan hukum seadil-adilnya.
“Perbuatan itu sangat tidak manusiawi, apalagi dilakukan di rumah ibadah saat korban sedang salat,” tegasnya.
Sementara itu, pihak Polsek Teluk Betung Selatan memastikan sedang melakukan penyelidikan intensif. Polisi telah mengantongi sejumlah rekaman CCTV dari sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku yang melarikan diri usai kejadian.
“Kami sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku dan telah mengumpulkan bukti dari lokasi kejadian,” kata salah satu petugas Polsek Teluk Betung Selatan saat dikonfirmasi.
Kasus ini memicu kemarahan warganet yang mengecam keras tindakan pelaku, mengingat kejadian tersebut terjadi di tempat suci dan saat korban sedang beribadah. Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwenang.(Vinolla)

