“Diduga ada pemerkosaan, karena ditemukan sperma di celana korban,” ungkap Natelena.
Selain itu, ditemukan lebam di wajah, bahu, dan leher, serta luka di bagian kepala korban. Polisi menduga motif pelaku berkaitan dengan masalah pribadi dan asmara.
“Motif sementara diduga karena masalah pribadi dan asmara antara pelaku dan korban,” jelasnya.
Dari hasil penyelidikan awal, pelaku disebut pernah menjalin hubungan dengan korban dan berupaya melanjutkan hubungan tersebut. Namun, penolakan dari korban membuat pelaku gelap mata hingga nekat menghabisi nyawa EY.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apakah ada pihak lain yang turut terlibat dalam kasus ini.
“Kami masih melakukan penyelidikan terkait kemungkinan keterlibatan pihak lain,” tandas Kapolres Bungo.(Vinolla)
