IPOL.ID – Pemerintah Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Banten, mengimbau warga Badui untuk sementara waktu tidak berjualan madu ke wilayah Jakarta. Langkah ini diambil menyusul kasus pembegalan yang menimpa seorang warga Badui Dalam bernama Repan (16) di kawasan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/10).
Repan yang menjadi korban kejahatan jalanan tersebut telah kembali ke Kampung Cikeusik, wilayah Badui Dalam. Pihak adat berharap kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak tegas para pelaku.
“Kami berharap kasus kejahatan ini tidak terulang lagi,” ujar Sekretaris Desa Kanekes, Medi, dikutip Selasa (25/11/2025).
Medi menjelaskan imbauan ini telah disosialisasikan kepada seluruh warga. Untuk sementara, aktivitas berdagang dipusatkan di wilayah Banten. Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan meningkatnya risiko keamanan bagi pedagang yang biasanya melakukan perjalanan seorang diri.
“Kami meminta warga untuk sementara berjualan madu di sekitar wilayah Banten saja. Ini demi keselamatan mereka,” katanya.
