Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi fondasi penting bagi kemajuan perbankan syariah di Aceh. Bank Aceh siap bekerja sama dengan semua pihak demi memperkuat layanan, menjaga transparansi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. “Kami ingin tumbuh bersama masyarakat dan berbagai institusi, menjaga profesionalisme, inovasi, dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.
Selain fokus pada inovasi dan sinergi kelembagaan, Bank Aceh juga menunjukkan kepedulian sosial melalui penyaluran zakat perusahaan sebesar Rp500 juta kepada 1.216 mustahiq produktif di Kabupaten Aceh Tenggara. Program ini mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan keluarga kurang mampu, serta menjadi bagian dari tanggung jawab sosial Bank Aceh.
Capaian ini mendapat sorotan nasional setelah Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution secara terbuka memuji Bank Aceh yang dinilai lebih unggul dibanding sejumlah BPD lain, termasuk Bank Sumut, dalam hal ekspansi dan inovasi layanan. Prestasi, kolaborasi, dan kepedulian sosial ini menegaskan posisi Bank Aceh sebagai barometer baru perbankan syariah daerah yang tumbuh dengan nilai, kepercayaan, dan kolaborasi. (ahmad)
