“Kita sudah tidak lagi bicara sekadar busway, tapi bagaimana layanan ini menjadi bagian dari kota cerdas, di mana warga adalah pusatnya. Karena Transjakarta ini bukan hanya customer centric, tapi citizen centric,” tegasnya.
Welfizon meyakini, arah transformasi ini akan menjadi fondasi kuat bagi Jakarta sebagai kota global.
“Transportasi publik yang inklusif, cerdas, dan berkelanjutan adalah tulang punggung kota, dan itulah yang kami siapkan untuk Jakarta lima abad pada 2027 mendatang,” tuturnya
Selain itu, tak hanya berfokus pada transportasi, Transjakarta kini juga mendukung urban tourism melalui layanan open top tour bus.
Perseroan mengajak masyarakat dan wisatawan menikmati wajah baru Jakarta dari sudut pandang berbeda.
“Kalau ke London naik bus tingkat jadi pengalaman, ke Paris dan Bangkok juga begitu. Sudah saatnya orang datang ke Jakarta karena ingin menikmati kotanya. Dan Transjakarta siap jadi wajahnya” pungkasnya.
Di sisi lain, DPRD Provinsi DKI Jakarta terus mendukung peningkatan kualitas layanan transportasi publik di Ibu Kota.
