Melalui sebuah pantun, “Ilmu ditanam berbuah karya, doa orang tua menuntun setia. Selamat Wisuda Nusantara, jadilah doa bagi nusa dan bangsa”, Prof Suharyadi menutup wacananya dengan penuh harapan dan doa bagi para wisudawan dalam wisuda ke III tahun 2025.
Melanjutkan sentimen beserta harapan yang ditempatkan kepada para wisudawan oleh Rektor Universitas Dian Nusantara, Sagoro Dharmawan, Ketua Yayasan Dian Asra menyampaikan apresiasinya kepada para lulusan yang telah berhasil mencapai keberhasilan.
Sagoro mengutarakan, refleksi sesungguhnya yang harus dipikirkan setelah wisuda mengenai tantangan masa depan. Khususnya menyoroti fenomena mengapa generasi saat ini cenderung sulit meraih kesuksesan yang diraih orang tua mereka dahulu.
“Saya teringat ketika saya pergi melihat sekolah ayah saya yang meskipun sederhana, mampu menghasilkan kesuksesan besar. Hal tersebut telah menjadi instrospeksi bagi saya, dan pada akhirnya sayapun mengetahui bahwa ditengah kesederhanaan terdapat kekuatan untuk mengukir hari selanjutnya,” tuturnya.
