“Kami melakukan pembinaan terhadap seluruh anak yang terlibat, termasuk menghadirkan orang tua masing-masing. Total ada 33 siswa yang diperiksa dengan peran berbeda-beda,” ungkap AKP Rustam.
Dalam proses klarifikasi di Mapolsek Blora, polisi juga menghadirkan orang tua dan guru untuk menggali kronologi lengkap peristiwa yang kini menjadi perhatian nasional itu.
Kepolisian berencana berkoordinasi dengan pihak sekolah, Dinas Pendidikan, dan Unit PPA Polres Blora guna memastikan penyelesaian kasus berjalan secara adil serta memberikan efek jera agar peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang.(Vinolla)
