Wamenag menekankan bahwa peningkatan kualitas ini mutlak diperlukan untuk membangun generasi yang kompetitif dan berdaya saing di era global. Ia ingin lulusan madrasah tidak hanya kuat dalam karakter akhlak, tetapi juga unggul dalam sains dan teknologi, sehingga mampu bersaing masuk ke perguruan tinggi terbaik maupun dunia profesional.
“Jawa Barat harus menjadi barometer. Kita siapkan madrasah-madrasah unggulan yang sistem pendidikannya mampu melahirkan SDM berkualitas tinggi. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan bangsa,” tambahnya.
Merespons arahan tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, Dudu Rohman, menyatakan kesiapannya untuk mengawal transformasi ini. Melalui Blueprintse Peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah, pihaknya telah menyiapkan strategi percepatan, termasuk penetapan madrasah percontohan yang akan dioptimalkan dan kurikulumnya agar memenuhi standar keunggulan tersebut.
“Visi kami jelas, menjadikan madrasah di Jawa Barat sebagai kawah candradimuka yang melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan siap memimpin di masa depan,” pungkas Dudu. (tim)
