Apalagi, sambung Wamenpora, akan ada beberapa cabor yang mendapat prioritas untuk berkelanjutan panjang sampai tahun 2028. Kepastian cabor-cabor tersebut nantinya akan diumumkan secara langsung oleh Menpora Erick.
Karenanya sebelum itu, Kemenpora mengajak semua stakeholder olahraga nasional khususnya komite-komite olahraga untuk bekerja sama dan saling terbuka. Sehingga pembangunan olahraga nasional ke depan bisa lebih baik lagi ke depannya.
“Kami ingin mempersatukan, kita ingin menyamakan persepsi setelah kita rapat di Kemenpora ini,” tutur Wamenpora Taufik.
Disampaikan Wamenpora, salah satu hal yang didiskusikan dalam rapat ini perihal dualisme keanggotaan cabor yang ada di KONI dan Kormi. Kemenpora ingin mengetahui pasti cabor-cabor mana saja yang memiliki induk atau federasi yang sama-sama terdaftar di KONI dan Kormi.
“Kita di sini ingin diskusi, ingin membuka yang mana saja nih yang memang seharusnya di KONI dan mana saja yang seharusnya di Kormi. Jadi nantinya kita akan fokuskan cabornya di komite yang mana. Jangan sampai ada yang sudah terdaftar di KONI, tetapi juga terdaftar di Kormi,” urainya.
