Tidak hanya itu, PLN Mobile juga dilengkapi dengan fitur Trip Planner, yang membantu pengguna kendaraan listrik dalam merencanakan perjalanan jarak jauh.
Fitur ini memungkinkan pelanggan mengetahui titik-titik SPKLU terdekat di sepanjang rute perjalanan, sehingga perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru menjadi lebih terencana, aman, dan bebas khawatir kehabisan daya.
“Melalui PLN Mobile dan fitur Trip Planner, kami ingin memastikan pengguna kendaraan listrik dapat menikmati perjalanan liburan dengan tenang. Ini adalah bagian dari upaya PLN mendukung ekosistem kendaraan listrik sekaligus transisi menuju energi bersih,” ujar Andy Adchaminoerdin.
Sementara, pengguna mobil listrik merek Hyundai, Christian, 33, warga Jakarta Barat mengatakan, dia sudah menggunakan mobil listrik Hyundai warna biru sejak tahun 2022. Hingga kini tidak ada kendala apa pun.
“Menggunakan mobil listrik jauh lebih irit daripada menggunakan mobil berbahan bakar minyak (BBM),” ungkap Christian.
Perbandingannya, kata dia, dengan memakai mobil listrik dan mobil berbahan bakar minyak dengan jangkauan perjalanan yang sama atau berbeda-beda, semisal perbandingannya kalau memakai mobil Innova berbahan bakar solar bisa mengeluarkan biaya satu minggu mencapai Rp200 ribu dan hingga 1 bulan bisa sekitar Rp 800 ribu.
