Namun, dengan menggunakan mobil listrik, per minggu hanya mengeluarkan uang Rp 50 ribu dan 1 bulan sekitar Rp 200 ribu untuk pengisian baterai di SPKLU.
“Pajak mobil listrik pun jauh lebih murah dan tidak kena ganjil-genap pula”.
“Adanya pemerintah dalam hal ini PLN mengembangkan sejumlah SPKLU seperti di Rest Area KM 10 Cibubur hingga jalur Trans Sumatra membantu banget pengguna mobil listrik. Kami tidak perlu khawatir lagi jalan ke luar kota, jika baterei di bawah 30 persen tinggal cari rest area,” tambahnya.
Sekadar diketahui, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya adalah salah satu unit di bawah PT PLN (Persero) yang menjalankan fungsi pendistribusian listrik sampai ke pelanggan.
PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk kehidupan yang lebih baik. Mengimplementasikan aspirasi tersebut dengan tetap mendukung program Pemprov DKI Jakarta, PLN UID Jakarta Raya melengkapi inisiatifnya melalui Jakarta Smart Electricity (JSE) 3.0 dengan enam pilar: Smart Services, Smart Business, Smart Infrastructure, Smart Living, Smart Mobility, dan Smart Sustainability. (Joesvicar Iqbal)
