“Kegiatan ini persiapannya cukup panjang ya, kita berkonsolidasi dengan Pengurus Pengprov agar dapat mempersiapkan para atletnya untuk ikut dalam Kejurnas kali ini. Kalau hambatan tentu ada seperti kecocokan atlet dengan kuda dan lainnya, namun kita terus memberikan solusi agar hambatan tersebut dapat terselesaikan, dan dibuktikan dengan penyelenggaraan yang berlangsung dengan lancar,” ujar Ketua Penyelenggara PP.Pordasi Equestrian Arifia Hamdani.
Kejurnas tahun ini diikuti oleh sembilan provinsi diantaranya Banten, Bali, Sulawesi Tengah, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.
Selain menjadi ajang pemersatu atlet muda daerah, Kejurnas ini juga menjadi Road to PON XXII/2028 NTT–NTB, di mana atlet yang tampil telah dipastikan masuk daftar pembinaan menuju PON.
Menariknya Kejurnas Pordasi Equestrian 2025 yang berlangsung sejak 26 hingga 30 November 2025 ini diikuti oleh perwakilan para atlet muda dari berbagai Provinsi yang memiliki potensi besar dalam mencapai prestasi.
